SURABAYA – Memasuki tahun 2018 yang merupakan tahun politik, dimana sejumlah daerah di tanah air melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak. Maka momentum Pilkada di 171 daerah ini juga merupakan ajang pembuktian, sekaligus kesempatan bagi masyarakat untuk memilih sosok pemimpin yang paling tepat bagi daerah mereka. Masyarakat pun harus memilih calon yang diyakini memiliki integritas dan kompetensi untuk membangun, kemudian bisa memberikan solusi bagi daerahnya. Pemilihan figur pemimpin dengan kualifikasi seperti itu penting untuk menjamin kesejahteraan dan peningkatan taraf ekonomi masyarakat.
Maju-nya seorang calon kepala daerah, tentu tak lepas dari peran besar partai politik pendukung yang mempunyai kursi di parlemen. Karena dukungan parpol tersebut merupakan tiket bagi calon kepala daerah untuk maju mengikuti Pilkada. Tak terkecuali Partai Hanura, yang didalam Pilgub Jawa Timur kali ini, bersama dengan Demokrat, Golkar, PPP, Nasdem, dan PAN mengusung pasangan Cagub Khofifah Indar Parawansa dan Cawagub Emil Dardak. “DPP Partai Hanura telah memutuskan untuk mengusung paslon Khofifah dan Emil. Tentu kita harus tegak lurus dan satu komando untuk bersama-sama mendukung mereka (Khofifah-Emil) memenangkan Pilgub Jatim ini. Kita akan All Out dengan mengerahkan semua kekuatan kader kita hingga tingkat bawah,” terang Ketua DPD Partai Hanura Jatim, H.Kelana Aprilianto.
Seperti diketahui, Hanura Jatim telah memanaskan mesin politiknya sejak awal kepemimpinan Kelana Aprilianto, 2 tahun yang lalu. Sejumlah gebrakan dan langkah tegas, dilakukan Kelana untuk membangkitkan kejayaan dan kepercayaan masyarakat (Publik Trust), kepada Partai Hanura di Jatim. Mulai dari mengadakan Muscab yang merakyat dengan melibatkan PKL dan UKM di 38 DPC Kab/Kota di seluruh Jatim untuk membentuk kepengurusan baru yang lebih solid dan loyal tanpa unsur transaksional. Hingga membuat komitmen dengan seluruh ketua DPC, untuk memperkuat struktur kepengurusan partai sampai tingkat bawah.
Bahkan demi memajukan partai besutan Wiranto tersebut, politisi asal Pasuruan yang mempunyai Background seorang pengusaha di berbagai bidang itu, kerap menggunakan dana pribadi nya untuk membesarkan Partai yang dipimpinnya. “Saya tekankan kepada seluruh kader Hanura di Jatim, untuk berjuang dan membesarkan partai serta meraih simpati masyarakat dengan bekerja sesuai hati nurani. Jangan menjadikan partai sebagai lahan pekerjaan untuk mencari uang. Karena apabila kita bekerja dengan sepenuh hati, tentu akan mendapatkan balasan yang setimpal dari hasil kerja keras kita,” urai Mas Kelana panggilan akrabnya. Alhasil, dari semangat dan upaya kerasnya, elektabilitas Partai Hanura Jatim semakin meningkat di tahun politik ini. “Saya yakin Hanura akan Bangkit-Jaya dan Menang di Pemilu mendatang,” pungkasnya. (rbt)

Facebook Comments