Kesadaran kelompok masyarakat dunia maya yang aktif dalam dunia penulisan ( blogger ) kini semakin baik, artikel-artikel tentang mengenali dan menangkal HOAX telah banyak bermunculan dalam banyak versi. Artinya kaum independen dunia maya semakin banyak yang telah membuka mata akan dampak dari maraknya berita-berita HOAX di internet dalam kurun waktu dua tahun belakangan ini.

Baru-baru ini muncul lagi salah satu kelompok blogger di Indonesia barat, tepatnya di wailayah Kepulauan Riau, mereka menamakan diri sebagai kelompok Blogger Polda Kepri.

Adanya embel-embel salah satu institusi besar nasional tersebut memang tak lepas dari peran besar mereka dalam upaya menekan HOAX yang memang sudah banyak meresahkan masyarakat.

Dalam satu waktu, lebih kurang dua bulan yang lalu(8/2017), Polda Kepri secara resmi mengundang dan mengumpulkan para relawan dunia maya untuk bekerja sama dan bahu-membahu dalam menekan HOAX dan radikalisme.

Ide tersebut tersebut sebenarnya bukanlah secara kebetulan, berawal dari pertemuan Kapolres Tanjungpinang AKBP. Ardiyanto Tedjo Baskoro dengan sahabat karibnya M. Khoirul Amin, S.H, S. Kom, M. Kom. Dari perbincangan itu Amin banyak memberikan masukan dan tehnik dunia internet, utamanya adalah dalam menanggulangi pemberitaan negatif yang semakin bobrok dan tidak beretika. Menurut Amin, Kepolisian Kepri perlu merangkul kelompok blogger karena masih banyak blogger-blogger yang sebenarnya memiliki rasa kepedulian dan kebangsaan yang tinggi.

Insert : Kapolres Tanjungpinang, M. Khoirul Amin, Wakapolres Tanjungpinang dan anggota Command Center

Amin juga menekankan bahwa HOAX tidak akan pernah bisa ditekan apabila Polri masih menggunakan cara-cara konvensional dan basi. Dibutuhkan kelompok pendukung yang dapat bersinergi dalam menjalankan misi memerangi pembertitaan negatif yang sudah tersebar di internet.

Amin yang merupakan lulusan salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya ini memang sudah tidak dipungkiri lagi kiprahnya dalam dunia internet. Dua tahun (2016-2017) mendampingi Kapolres Sidoarjo AKBP. M. Anwar Nasir, hingga mengantarkan pada kenaikan level Polresta dengan pangkat melati tiga ( Komisaris Besar Polisi ). Orang kawakan yang dulu sangat terkenal dengan nick name John_Find / Steelheart99 nyatanya cukup membuat HOAX-er sedikit melotot. Karena sejak 2016, dialah yang merupakan aktor utama dalam memerangi artikel negatif terutama di Jawa Timur.

Singkat cerita, ide tersebutlah yang kemudian diusung oleh Ardiyanto ke jajaran Polda Kepri dan langsung disambut positif oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Sam Budigusdian. Melalui Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Erlangga, Kapolda memerintahkan untuk disegerakan dibentuk kelompok blogger Polda Kepri, sekaligus menunjuk Kapolres Tanjungpinang sebagai Koordinator.

Insert : Kapolda Kepri Irjen Pol. Sam Budigusdian

Insert : Kapolda Kepri Irjen Pol. Sam Budigusdian ( dua dari kiri )

Gerak cepat, Kapolres Tanjungpinang langsung meminta Amin untuk ikut serta membantu program tersebut. Disamping untuk membina kelompok blogger, kemampuan Amin memang sangatlah diperlukan dalam percepatan proses menaikan rate artikel pada search engine. Amin yang juga merupakan salah seorang ahli SEO menyambut dengan baik tawaran tersebut, bukan sekedar demi rupiah namun lebih mendasar adalah tentang rasa keprihatinanya berkaitan dengan semakin maraknya berita HOAX dan radikal.

Kini Blogger Polda Kepri telah resmi berdiri, dibawah naungan besar kelompok Blogger Polri dan Polda Kepri, blogger Polda Kepri akan menjadi salah satu kekuatan baru dalam perang melawan HOAX. Sang Master SEO siap membantu sepenuhnya, Kapolda dan jajaran juga siap mendukung sepenuhnya. Bila sudah seperti ini, apa tidak ciut itu nyali para HOAX-er?

Facebook Comments