Dalam rangka menciptakan keamanan menjelang pelaksanaan Pemilukada Serentak yang tahapannya akan dimulai pada Tanggal 27 September 2017 mendatang, Kapolres Rote Ndao mengundang semua omponen Masyarakat se – Kabupaten Rote Ndao untuk membangun Sinergitas dalam menjaga Netralitas dan Kemanan serta Keutuhan selama Pemilukada di Kabupaten rote Ndao.

Rapat Sinergitas yang dilakukan pada Hari Senin (18/9) pagi itu dihadiri oleh kurang lebih sekitas 100 tokoh yang diundang oleh Kapolres, diantaranya, Tokoh Agama, se Kabupaten Rote Ndao, Tokoh Masyarakata, Tokoh Adat, Para Kepala Desa, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, dan juga para Perwira Polres Rote Ndao, Anggota dan Para Babinkamtibmas.

Dalam pemaparannya, Kapolres Rote Ndao, AKBP Murry Mirranda, S.Ik mengatakan,  bahwa berdasarkan data yang ada di Polda NTT untuk Gangguan kamtibmas di wilayah Hukum Polres Rote Ndao adalah nomor dua terrendah kejadiannya dari sekian Banyak Polres di NTT, yang paling tinggi itu adalah Polres Kupang Kota dan Sumba Barat.

Sedangkan Untuk Pendekatan Kemasyarakatan,  Polres Rote Ndao menempati Urutan teratas jika dibandingkan dengan Polres Lainnya, hal itu merupakan sebuah Prestasi yang baik, untuk itu haruslah terus dijaga dengan baik oleh semua komponen Masyarakat.

Selain itu, dalam Rapat itu Juga Kapolres Memberikan Gambaran mengenai Peta Kerawanan Pilkada yang selama ini sudah dipantau oleh pihak Kepolisisan. Dari peta tersebut terdapat beberapa wilayah yang masuk dalam kategori kerawanan Tingkat II yang mana harus mendapatkan pengamanan yang lebih ketat oleh Pihak Polres.

Namun disisi lain Personil Kepolisian yang ada di polres Rote Ndao sangat terbatas, untuk itu dibutuhkan peran serta dari seluruh Masyarakat Rote Ndao agar dapat menciptakan situasi yang kondusif selama Pilkada.

Kapolres Juga menghimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan Money Politik yang dilakukan oleh Oknum-oknum tim sukses dari Pasangan Calon Bupati/wakil Bupati Maupun dari Pasangan Calon Gubernur/Wakil Gubernur nanti. Masyarakat diharapkan dapat menentukan pilihan mereka secara benar tanpa ada intimidasi dari Pihak manapun.

Soal Pengawal Probadi yang nanti akan ditetapkan oleh pihak Polres Rote Ndao, Kapolres mengaku selama ini dirinya telah dihubungi oleh para bakal Calon Bupati/Wakil Bupati, mereka meminta agar pengawal Pribadi mereka nantinya adalah keluarga-keluarga mereka, namun hal itu tidak akan terjadi karena yang menjadi Pengawal Pribadi Para calon Bupati nanti adalah orang –orang pilihan, dan orang-orang itu haruslah dilatih terlebih dahulu baru bisa ditempatkan untuk menjadi Walpri.

Walpri nantinya, harus netral dan tidak mendukung salah satu calon termasuk calon yang dikawalnya, hal itu diperlukan agar indepensi dan netralitas Polri tetap terjaga.

“saya sudah sering ditelpon oleh Para Kandidat itu, minta-minta agar nanti yang jadi walprinya ini itulah, saya jawab aja, kalian yang punya Polisi, atau kalian Kapolres, jadi saya tidak mau kalau Polres ini nanti dikait-kaitkan dengan politik, tidak ada itu, semua apparat kepolisian tetap harus Netral, tidak meminhak satu pasangan calon manapun” ungkap AKBP Murry Mirranda.